Susuk tubuh misteri itu muncul dari lautan seperti Poseidon sendiri, aura mengalir deras menuruni susuk tubuh seperti dewa ketika awan gelap berkumpul di atas. Mata kami bertemu di seberang garis pantai yang lengang, dan tanpa kata-kata, dia merampasku. Tangannya yang kuat mencengkam pinggulku ketika dia menyeretku ke dalam bukit pasir, mengambil alih sepenuhnya sementara guruh berdentum di atas kepala. Kilat menyinari ikatan primitif kami, tusukannya yang kuat menyamai kemarahan alam yang semakin meningkat. Pasir melekat pada tubuh kami yang basah kuyup peluh ketika dia menguasaiku sepenuhnya, ribut yang menghampiri memberikan latar belakang yang sempurna untuk nafsu kebinatangan kami yang mentah yang membuatkan kami benar-benar keletihan dan tercungap-cungap.

⏱ 28:23 Cina